Industry News

Industry News

Analis : Pemerintah Perlu Tingkatkan Produksi Migas untuk Kurangi Defisit

08 October 2018

Jakarta: Cadangan devisa Indonesia pada September mengalami penurunan ke posisi USD114,8 miliar dari USD117,9 miliar. Penurunan tersebut merupakan yang tertajam di Asia. Ekonom Bahana Sekuritas Putera Satria Sambijantoro mengatakan delapan bulan berturut-turut cadangan devisa telah terkuras USD15,4 miliar atau 11,9 persen. "Penurunan paling tajam di antara bank sentral di Asia," kata Satria dalam keterangan tertulis, Minggu, 7 Oktober 2018. Dirinya mengatakan penguatan USD dibarengi pelebaran defisit neraca transaksi berjalan memaksa Bank Indonesia (BI) untuk melakukan intervensi. Intervensi dilakukan untuk membuat rupiah tidak makin jatuh dalam menghadapi tekanan saat ini.

Read More

Harga Minyak Indonesia Menguat pada September 2018

08 October 2018

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada September 2018 meningkat dibandingkan Agustus 2018.Rata-rata ICP mencapai US$ 74,88 per barel, naik sebesar US$ 5,53 per barel dari US$ 69,36 per barel pada bulan sebelumnya. Dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Senin (8/10/2018), ICP SLC mencapai US$ 75,38 per barel, naik sebesar US$ 5,36 per barel dari US$ 70,02 per barel.

Read More

Surati Enggar, Jonan Minta Aturan L/C Sektor Migas Segera Diubah

28 September 2018

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan resmi menyurati Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita agar sektor minyak dan gas bumi (migas) mendapatkan pengecualian penggunaan surat kredit berdokumen dalam negeri (Letter of Credit/LC) untuk ekspor. Kewajiban ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 94 tahun 2018. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan sudah itu sudah disampaikan beberapa waktu lalu. "Sudah kami kirim," ujar dia di Jakarta, Jumat (28/9).

Read More

ESDM: Infrastruktur dan Permintaan Jadi Tantangan Industri Gas RI

26 September 2018

VIVA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan, infrastruktur dan ketidakpastian permintaan menjadi tantangan besar bagi industri gas di Indonesia. Hal ini menjadi perbedaan mendasar industri gas dibanding industri minyak di dalam negeri. Menurutnya, sehebat apapun pengembangan dari eksplorasi dan eksploitasi gas, jika tanpa infrastruktur seperti halnya pipa transmisi maupun distribusi maka dipastikan tidak akan berjalan.

Read More
Scroll
1 2 3 ...11